Updates from Juni, 2011 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • GUI-de 11:03 pm on June 20, 2011 Permalink | Balas
    Tags: , Telepon   

    Etika Berkomunikasi Lewat Telepon 

    Ceklah dengan baik nomor telepon yang akan anda hubungi sebelum anda menelpon agar anda tidak mengganggu orang yang sedang tidur atau mengganggu orang yang sedang sakit atau merisaukan orang lain.

    Pilihlah waktu yang tepat untuk berhubungan via telepon, karena manusia mempunyai kesibukan dan keperluan, dan mereka juga mempunyai waktu tidur dan istirahat, waktu makan dan bekerja.

    Jangan memperpanjang pembicaraan tanpa alasan, karena khawatir orang yang sedang dihubungi itu sedang mempunyai pekerjaan penting atau mempunyai janji dengan orang lain.

    hendaknya wanita tidak memperindah suara di saat ber-bicara (via telpon) dan tidak berbicara melantur dengan laki-laki. Alloh berfirman yang artinya: �Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik�. (Al-Ahzab: 32).

    Maka hendaknya wanita berhati-hati, jangan berbicara diluar kebiasaan dan tidak melantur berbicara dengan lawan jenisnya via telepon, apa lagi memperpanjang pembicaraan, memperindah suara, memperlembut dan lain sebagainya.

    Hendaknya penelpon memulai pembicaraannya dengan ucapan Assalamu`alaikum, karena dia adalah orang yang datang, maka dari itu ia harus memulai pembicaraannya dengan salam dan juga menutupnya dengan salam.

    Tidak memakai telpon orang lain kecuali seizin pemilik-nya, dan itupun bila terpaksa.

    Tidak merekam pembicaraan lawan bicara kecuali seizin darinya, apapun bentuk pembicaraannya. Karena hal tersebut merupakan tindakan pengkhianatan dan mengungkap rahasia orang lain, dan inilah tipu muslihat. Dan apabila rekaman itu kamu sebarluaskan maka itu berarti lebih fatal lagi dan merupakan penodaan terhadap amanah. Dan termasuk di dalam hal ini juga adalah merekam pembicaraan orang lain dan apa yang terjadi di antara mereka. Maka, ini haram hukumnya, tidak boleh dikerjakan!

    Tidak menggunakan telepon untuk keperluan yang negatif, karena telepon pada hakikatnya adalah nikmat dari Alloh yang Dia berikan kepada kita untuk kita gunakan demi memenuhi keperluan kita. Maka tidak selayaknya jika kita menjadikannya sebagai bencana, menggunakannya untuk mencari-cari kejelekan dan kesalahan orang lain dan mencemari kehormatan mereka, dan menyeret kaum wanita ke jurang kenistaan. Ini haram hukumnya, dan pelakunya layak dihukum.

    (Sumber: Kitab “Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari” By : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan)

    sumber: http://goo.gl/mi0it

    Iklan
     
  • GUI-de 8:20 pm on June 20, 2011 Permalink | Balas
    Tags: , Komunikasi   

    Etika Berkomunikasi yang Baik 

    A. Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik )

    Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan.

    B. Arti Definisi / Pengertian Etiket

    Etiket adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan.

    C. Etika Dan Etiket Yang Baik Dalam Komunikasi

    Berikut di bawah ini adalah beberapa etika dan etiket dalam berkomunikasi antar manusia dalam kehidupan sehari-hari :

    1. Jujur tidak berbohong
    2. Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan
    3. Lapang dada dalam berkomunikasi
    4. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik
    5. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien
    6. Tidak mudah emosi / emosional
    7. Berinisiatif sebagai pembuka dialog
    8. Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
    9. Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan
    10. Bertingkahlaku yang baik

    D. Contoh Teknik Komunikasi Yang Baik

    • Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan
    • Gunakan bahawa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara
    • Menatap mata lawan bicara dengan lembut
    • Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum
    • Gunakan gerakan tubuh / gesture yang sopan dan wajar
    • Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara
    • Memakai pakaian yang rapi, menutup aurat dan sesuai sikon
    • Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara
    • Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi
    • Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara.
    • Menggunakan volume, nada, intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik.
    • Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku seperti berjabat tangan, merunduk, hormat, ces, cipika cipiki (cium pipi kanan – cium pipi kiri)
    • Dan lain sebagainya.
     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal