Materi untuk UTS PPIII5

 BIOS (Basic Input Output System) adalah program yang berfungsi untuk mengatur dan mengkonfigurasi sistem komputer, program ini disimpan di dalam sebuah chip yang disebut CHIP BIOS atau IC BIOS.

 POST (Power On Self Test), adalah serangkaian proses tes yang dilakukan oleh PC pada saat booting untuk mengetahui kondisi komponen hardware pendukung PC.

 Tools yang digunakan untuk perawatan/perbaikan PC antara lain:

 Vacuum Cleaner Mini
Fungsinya untuk menghilangkan kotoran yanng menempel pada periferal, sangat tepat digunakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitor dan fan.

 Kain kering atau tisu dan cairan pebersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran yang mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dnegna memakai kuas atau vacuum cleaner, sedangkan cairan pembersih dapat digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.

 Karet Penghapus
Digunakan untuk membersihkan pin/kaki dari periferal seperti VGA card, Sound Card.

 Kuas
Digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debu dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan, karena masalah kotoran sering kali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi dengan baik.

 CD Celaner
Prinsip kerjanya yaitu dengan menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran.

 Jenis kode kesalahan yang keluar saat komputer mengalami kerusakan/error

  • Kode beep
  • Kode angka
  • Kode pesan singkat

 Power Supply berhasil pada saat proses POST ditandai dengan power led hidup dan kipas power suplly berputar.

 Pemeriksaan Hasil Perawatan/Perbaikan PC dengan software diagnostik:

  • Device Manager

Digunakan untuk mengeahui kondisi komponen PC secara menyeluruh, yaitu memeriksa apakah ada masalah/tidak pada driver komponen hardware, m elalui device manager dapat dilakukan update driver.

  • Disk Defragmenter

Digunakan untuk merawat hardisk dari file yang terfragmentasi. Setelah dilakukan perwatan dengan disk defragmenter kita dapat memeriksa kondisi hardisk dengan aplikasi ini. Untuk mengetahui hardisk apakah masih terfragmentasi.

  • DirectX

Digunakan untuk mendiagnosis secara keseluruhan komponen yang berhubungan dengan multimedia seperti VGA Card, Sound Card, LAN Card, input device, network. Software ini dilengkapi dengan pengujian visual untuk VGA Card dan suara untuk Sound Card. Untuk masuk ke software DirectX ketikan pada menu RUN -> dxdiag -> lalu enter.

  • Scandisk

digunakan untuk melakukan perwatan hadisk dan sistem, meliputi: file alocation table, struktur file, ada tidaknya bad sector dalam hardisk.

 Beberapa contoh kasus kerusakan yang terjadi pada komputer:
 Komputer hang / tidak bisa booting
Diagnosa:

  • Chase memory pada motherboard rusak
  • Setting BIOS tidak benar karena overclocking
  • Motherboard kotor penuh debu sehingga jalur data pada motherboard banyak yang terganggu.

Solusi:

  • Ganti IC chase memory dengan tipe dan merk yang sama
  • Kembalikan setting BIOS default atau dengan CLEAR CMOS
  • Bersihkan motherboard dan kipas yang ada dalam casing dengan kuas yang halus.

 Floppy disk failure
Diagnosa:

  • I/O rusak
  • Floppy rusak
  • Kabel floppy putus
  • Tegangan power suplai tidak cukup

Solusi :

  • Ganti I/O
  • Periksa floppy
  • Periksa kabel floppy
  • Periksa tegangan power suplai ke floppy