masjidalquds1Para ahli sejarah menegaskan, Al-Quds ini telah dibangun sejak 300 tahun sebelum Masehi. Awal kejatuhan Al-Quds sejak 900 tahun yang lalu. Dan hanya satu abad dibawah penjajahan Prancis sementara di tangan Yahudi hanya sekitar delapan decade an.

Sementara itu, bangsa muslim menguasai al-Quds selama 14 abad. Adapun klaim-klaim mereka yang menyebutkan bahwa Masjid Al-Aqsha di bangun di atas reruntuhan Haikal. Untuk membangun Haikal, maka Al-Aqsha harus dihancurkan terlebih dahulu. Klaim-klaim tersebut jelas bohong. Mereka pura-pura tidak tahu terhadap hasil penelitian yang dilakukan sejumlah lembaga Ingris dalam tiga kurun terakhir.

Hasil penelitian tersebut menyimpulkan, Tembok Ratapan yang diklaim sebagai bagian dari tembok Haikal adalah “Bohong Besar”. Tembok tersebut adalah milik dunia Islam. Di lain pihak Lembaga Internasional PBB mendukung hasil penelitian tersebut, bahwa tidak ditemukan sedikitpun tanda-tanda bahwa di areal itu telah dibangun Haikal Sulaiaman sebagaimana mereka klaim.

Berangkat dari kenyataan ini maka, apa yang terjadi sekarang saat ini terhadap Al-Aqsha adalah hasil upaya mereka dalam program yahudisasi Al-Quds dengan mencerabut identitas kearaban berikut Islamic kulturnya.

Kenyataan ini selayaknya menuntut upaya dari semua pihak baik bangsa Arab maupun Islam untuk melakukan aksi preventive guna melindungi Al-Aqsha dari kehancuran dan merebutnya dari tangan Yahudi laknatullah